An Affair in Paris (Part I)

sedang mengingat2 kejadian seminggu lalu. hari Minggu, jam segini, waktu setempat, aku sedang terbaring di atas kasur empuk Pullman Hotel di kawasan selatan Paris sambil nonton CSI di TF1, capek setelah seharian main di Eiffel en puter2 nyari makan, trus masih sedikit capek karena penerbangan yang memakan waktu sekitar hampir 14 jam in total, itu lari2 di Schipholnya gak diitung.

well, yeah, baru aja dapet kesempatan ke ibu kota negerinya Napoleon Bonaparte pada pekan lalu. bersyukur pada Tuhan karena masih diberi kesempatan untuk melihat-lihat kondisi di negara lain. bukan untuk membandingkannya sama Indonesia. nikmati sajalah suasananya karena pasti beda. *di sana, banyakan orang2 bule, di sini banyakan orang jawa, sunda, sumatera, batak, kalimantan, sulawesi, papua dan lain-lain, hahaha.*

oke, cerita nggak seru kalo nggak pake error. bukan begitu? halo, mickey … *eh, tiba2 keinget ama ni bocah, ahahaha …* Continue reading

Arriverdeci Andrea Pirlo

Pertama mendengar namanya adalah sekitar tahun 2001. Waktu itu, dia baru saja dibeli dari Brescia. Ketika melihat dia beraksi dengan seragam merah hitam, aku terpesona. Dia punya cara dan gaya lari yang khas. Entahlah, aku tak bisa menggambarkannya dengan kata-kata. Belum lagi, cara dia mengeksekusi bola, hmm, jadi seneng deh.

Saat itu, aku masih getol nonton bola. Apalagi Liga Serie A, yang disiarkan di RCTI. Boleh berantem ama orang rumah deh tiap malem Minggu demi nonton pertandingan, apalagin kalo sudah Paolo Maldini cs yang berlaga. Tak bolehlah dilewatkan.

Dan aku terpesona pada sosok bernomor punggung 21 itu. Bukan hanya dari caranya berlari atau mengontrol bola. Tapi juga bagaimana dia bisa memainkan peran banyak di tim itu. Dia bisa jadi striker di depan, bisa jadi gelandang dan juga membantu pertahanan. He’s man of everything. Dalam pikiranku, bagaimana dia bisa melakukannya? Bukankah dia sebenarnya seorang pemain tengah? Tak perlulah dia susah2 bela pertahanan, mendingan dia terus maju ke depan bantu lini penyerangan … Tapi … Continue reading

Artikel: Ketamakan Berujung Kejatuhan

Harta, tahta dan wanita berada di balik kejatuhan Zine El Abidine Ben Ali dari kursi kepresidenan Tunisia yang telah didudukinya selama 23 tahun.

AFP/FETHI BELAID/FILES

Rakyat Tunisia tak hanya jengah dengan masalah pengangguran dan kenaikan harga di negara itu. Mereka juga merasa kesal ketika masalah hidup membebat, sang penguasa negara justru tetap hidup enak, mewah dan selalu berkecukupan.

Rakyat pun berontak. Mereka ingin agar sang penguasa yang tak mempedulikan nasib rakyat turun. Kemarahan pun makin membara ketika melihat perilaku sang ibu negara, Leila Trabelsi, yang tamak terhadap harta. Bagi mereka, keluarga presiden tak lain adalah sekumpulan koruptor kelas kakap.

Continue reading

Daily Journal: Setelah Obrolan Itu …

Perempuan itu baru saja melepas satu isapan rokoknya. Dia lantas memandang  tajam ke arahku. “Hmm, apa kamu berencana menikah tahun depan, Vin?” tanyanya.

“No,” jawabku singkat. “Aku masih belum memikirkan itu. Persoalan yang kuhadapi masih banyak, Lil, aku mau semuanya selesai dulu. Aku menikmati ini kok. Kamu?”

Dia menggeleng pelan. Sedikit ada keraguan. “Nggaklah. Aku juga masih seneng kayak gini.”

Itulah percakapan terakhir kami di sebuah warung di suatu malam beberapa bulan lalu. Setelah itu, aku hanya sekali bertemu dia saat mau cuti, sekitar 10 hari lalu. Itu pun dia terburu-buru. Tak banyak yang kami obrolkan. Dan, kemarin …

Aku dapat kabar kalau dia menikah hari ini. Dia menikahi seorang temannya jaman SMA, entah teman atau mantan pacar, aku juga tidak tahu. Yang jelas, dia menikah. Ada kabar, dia menikah karena ditodong mamaknya yang sakit. Jadi, ketika cuti dan pulang kampung, pernikahan itu sudah disiapkan.

Kaget?

Entahlah. Aku sendiri tak bisa menggambarkan perasaanku saat mendengar kabar itu. Buatku, apa pun yang terbaik buat dirinya, itu sudah membuatku bahagia. Aku hanya bisa mendoakan kebahagiaan untuknya.

Dan, berharap agar pernikahan ini baik baginya.

Happy wedding, Lili … 

 

 

Daily Journal: Thank You, 2010

Some people would use a new year event to find resolutions of their lives. This year, I don’t. I want to reflect. This year had given me a looooooooooootttttttttt of stories. Mostly about the lesson I’ve learned. About relationship, friendship, leadership and how to deal with such jerks.

And this is not resolution. Since I got a big blow in my life, I have found my resolution, to be a better, better and better person for every step that I take. This is my resolution, not only for the year, but for the whole time.

Continue reading